Friday, November 2, 2018

Inilah Siswi SMK yang Viral Karena Jual Cilok, Banjir Orderan dan Diundang TV


Kenekatan Ida Ayu Riski Susilowati berjualan cilok mengenakan baju seragam sekolah yang viral di media sosial berbuah manis.
Sepekan setelah viral di media sosial, siswi kelas XII SMK Bhakti Karya Karanganyar ini kebanjiran berkah.
Tak hanya mendapatkan hadiah sepeda, kulkas dan beasiswa dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono, putri pasangan Sukirno dan Sumiyati ini juga kebanjiran pesanan.
Ida mendapat simpati dari warga karena kegiatannya menginspirasi banyak orang. Setiap hari, Ida mendapat pesanan cilok dari warga mulai Rp 100.000 hingga Rp 200.000.
"Alhamdulillah setiap hari ada yang pesan Rp 100.000 dan ada juga yang pesan Rp 200.000," ujar Ida yang dihubungi Kompas.com, Rabu ( 31/10/2018) pagi.
Tak hanya itu, siswi jurusan akuntansi ini juga sudah ditawari biaya gratis kuliah setelah ia menyelesaikan pendidikan di SMK. Tawaran bantuan biaya kuliah datang dari perorangan.
Terakhir, Ida diundang stasiun televisi swasta untuk acara talk show yang dipandu Deddy Corbuzier.
"Iya sore ini acara di televisi," kata Ida.
Dikenal banyak orang tak hanya membuat Ida senang.
Dia juga mengalami pengalaman buruk.
Saat pulang sekolah, Ida pernah dilempar sampah oleh orang tak dikenal.
Pelempar saat itu menumpang sepeda motor.
"Setelah dua hari foto aku berjualan cilok tersebar, aku dilempar sampah," jelas Ida.
Meski mendapatkan pengalaman buruk, namun Ida takut berjualan cilok.
Ida tetap berjualan cilok seperti biasa. Usai talk show di televisi, Ida ingin menemui ibu dan adiknya di Bekasi.
Ia pun ingin tinggal serumah dengan ibu dan adiknya usai lulus SMK.
Diberitakan sebelumnya, Aksi Ida Ayu Riski Susilowati (20), siswi kelas XII jurusan akuntansi SMK Bhakti Karya Karanganyar berjualan cilok saat mengenakan seragam sekolah viral di media sosial.
Dalam dua hari terakhir, aksi Ida mengenakan baju seragam sekolah sambil berjualan cilok di sekolahannya menjadi topik hangat di dunia maya.
Sejak diposting foto berjualan cilok di instagram Info Cegatan Solo (ICS), sudah ribuan netizen yang memberikan tanda suka terhadap aksi anak sulung pasangan Sukirno dan Sumiyati.
Pantuan Kompas.com di Instagram ICS hingga saat ini sudah 12.673 memberikan tanda suka dan 248 berkomentar.
Rata-rata warganet memberikan tanggapan mendukung Ida untuk terus berjualan cilok.
Dihubungi Kompas.com, Selasa ( 23/10/2018) malam, Ida mengaku berjualan cilok mengenakan seragam di sekolah karena ingin meringankan beban ibunya.
Semenjak ayahnya meninggal dua tahun lalu, sang ibu hanya mengandalkan berjualan sayur untuk menghidupi tiga anaknya.
Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan modal usaha, sepeda, dan kulkas kepada Ida Ayu Riski Susilowati siswi SMK Bhakti Karya.
Siswi kelas XII jurusan akuntansi itu diberikan hadiah lantaran kegigihannya berjualan cilok untuk membiayai kebutuhan sekolahnya.
"Kami modali agar sukses dengan tetap sekolah sebagai prioritas utama," tulis Bupati Juliyatmono dalam akun Facebook-nya, Juliyatmono, Kamis ( 25/10/2018).
Tak hanya mengunggah foto-foto saat menemui Ida, Juliyatmono juga mengunggah dua video. Video pertama berisi komentar Juliyatmono tentang rasa cilok buatan Ida, pedas atau panas.
"Panas," kata Juliyatmono.
Video kedua berisi penjelasan Juliyatmono memberikan bantuan sepeda baru kepada Ida. Pasalnya, sepeda Ida dinilai sudah berumur hingga membuat kayuhannya berat.
"Sepedanya biar enteng dan tidak berat lagi," kata Ida.
Juliyatmono juga berpesan Ida terus berjuang dan berusaha hingga cita-citanya tercapai.
Juliyatmono mendatangi sekolah Ida setelah mengetahui aksi putri pasangan Sukirno dan Sumiyati berjualan cilok menggunakan seragam sekolah.
Setibanya di SMK Bhakti Karya Karanganyar, Juliyatmono langsung menghampiri Ida yang berjualan cilok.
Setelah berbincang, Juliyatmono mencoba cilok buatan gadis itu. Tak hanya diberikan modal usaha, kata Juliyatmono, Ida juga mendapatkan sepeda, kulkas, dan biaya sekolah.
Juliyatmono berharap usaha yang dilakoni Ida bisa menjadi inspirasi generasi muda. "Semoga jadi inspirasi generasi muda kita. Sukses Dik Ida," kata Juliyatmono. 

0 komentar:

Post a Comment

loading...