Wednesday, November 7, 2018

Bikin Geram ! Bujang Lapuk Takut Nikah, tapi Cabuli......


Sidoarjo - Perbuatan M. Sholeh, bujang lapuk asal RT 28 RW 05 Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo ini keterlaluan. Dia tega melakukan perbuatan cabul ke Mawar (bukan nama sebenarnya) hampir lima kali.





Perbuatan cabul itu kali pertama dilakukan oleh pria berusia 55 tahun itu, saat korban dipanggil dan diajak ke toilet yang tidak terpakai di daerah Waru atau sekolah korban menimbah ilmu.





Di bangunan bekas toilet itu, payudara siswi SD usia 10 tahun itu dipegang-pegang lalu celananya dipelorot hingga terlihat bugil. Di situ pelaku menggesek-gesekkan alat vitalnya ke vagina korban dalam posisi berdiri berhadapan.



"Aksi bejat itu pertama kali dilakukan pelaku saat Agustus 2018 lalu di toilet tidak terpakai di dekat sekolah korban," kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M Harris, Senin (5/11/2018).



Harris menambahkan, aksi bejat pelaku tak hanya sekali itu. Merasa ketagihan, pelaku kemudian mengulangi perbuatannya. Modusnya korban diiming-imingi dengan mainan handphone.



Setelah itu, pelaku yang belum menikah itu kembali melakukan perbuatan cabul dengan menggerayangi dan memegangi payudara dan alat vital korban. Korban juga juga selalu menolak saat pelaku memasukkan tangannya ke rok korban dan lari menghindar. "Pelaku juga bilang ke korban agar perbuatannya tidak diberitahukan ke orang lain," terang dia.



Aksi kurang ajar tukang pengantar galon air mineral itu terbongkar setelah orang tua korban mengetahui. Hampir kelima kali, tapi yang kelima ketahuan dan dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo.



"Kini tersangka kami lakukan penahanan dan akan menjerat korban dengan Pasal 82 UURI no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI no. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tegas Harris.



Sholeh mengakui perbuatan yang dilakukannya. Kenapa itu dilakukan? Karena pelaku tertarik dengan korban yang diakuinya cantik. Pelaku sering melihat saat mengantar galon air ke rumah korban.



Pelaku juga pernah berkirim surat kepada korban soal. Ditanya kenapa usia sudah berkepala lima belum juga menikah? Pelaku mengaku takut tidak bisa memberi nafkah wanita yang dinikahinya.



"Pelaku tak berani nikah takut tidak dapat menafkahi. Tapi perbuatannya malah ngawur dan melawan hukum," kata Kanit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo AKP Laila Rochmawati.

Sumber : (beritajatim.com)

0 komentar:

Post a Comment

loading...