
BANJAR, Pabrik pengolahan kayu CV Sandi Persada di Jalan Cimaragas, Dusun Warungbuah, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar dilalap si jago merah, Senin (12/11/2018) jam 14.00 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar Yayan Herdiaman mengatakan, kejadian ini diduga berawal dari sebuah alat pemanas kayu (open) yang memercikan api.
Kemudian, api membesar dan melalap kayu yang ada di dalam open tersebut.
"Menurut informasi, kebakaran ini diduga akibat percikan api dari alat pemanas kayu (open)," ujarnya kepada ruber.
Proses pemadaman cukup lama karena banyaknya limbah kayu yang terbakar sehingga api pun terus membesar.
"Untuk menjinakkan api, kami mengerahkan lima unit kendaraan pemadam kebakaran. Di antaranya, tiga dari Banjar serta dibantu dua unit dari Cilacap dan Ciamis," tuturnya.
Sementara, Direktur CV Sandi Persada Yana Bachyan mengaku, pertama kali yang mengetahui kebakaran itu salah satu karyawan yang bekerja di bagian tersebut.
Karyawan yang mengetahui adanya kepulan asap langsung memberitahu dirinya. Upaya pemadaman api dilakukan oleh karyawan, akan tetapi api tidak bisa dipadamkan.
"Yang pertama kali tahu karyawan yang bekerja di bagian itu," ucapnya.
Yana menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp900 juta. Menurutnya, api baru bisa dipadamkan sekitar jam 16.00 WIB.
"Tidak ada korban jiwa, Alhamdulillah," katanya.
Sumber : ruber.id







0 komentar:
Post a Comment